'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Syiar
Home » Syiar » KULTUM » Hakikat Orang yang Bersabar
Hakikat Orang yang Bersabar
07 September 2021 12:57 WIB | dibaca 19
oleh: Hj. Zulaikha (Wakil Ketua PDA Brebes)

Sabar berasal dari kata ‘shobaroh’ yang artinya mengekang atau menahan diri. Sabar merupakan buah dari iman kepada Allah SWT. Kekuatan sabar seseorang dapat dijadikan sebagai ukuran kadar keimanan seseorang. Orang yang sabar akan berusaha mengendalikan diri dari berbgaia godaan.

Adapun sabar bisa dilihat atau dibedakan dalam beberapa hal, antara lain:

  1. Sabar dalam beribadah, dijelaskan dalam Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 153. "Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar."

  2. Sabar dalam musibah; tegar dan tidak meratap, tidak mengeluh ketika tertimpa musibah. Merasayakin bahwa musibah itu datangnya dari Allah, bukan karena sesuatu hal.

  3. Sabar terhadap maksiat. Bisa mengekang dan mengendalikan diri dari maksiat atau keburukan yang ada di sekitar kita dan merasa takut untuk tidak berbuat semata-mata karena Allah, bukan karena orang lain.Bentuknya adalah menahan diri dari perbuatan-perbuatan haram seperti berdusta, menipu dalam muamalah, makan harta dengan cara batil dengan riba dan semacamnya, berzina, minum minuman keras, mencuri dan berbagai macam bentuk maksiat lainnya. Hal ini dijelaskan dalam Qur’an Surah Yusuf ayat 24.

  4. Sabar terhadap godaan dunia. Dapat mengendalikan diri dari dunia yang menyilaukan mata dengan berbagai pernak pernik keindahan, kemaksiatan , harta. Hendaknya semua yang kita miliki kita gunakan untuk hal yang bermanfaat yang diridlai Allah.

Kultum disampaikan pada pertemuan PCA, Jumat 14 Februari 2014
Ditulis kembalioleh Reni Hartati - LPPA Brebes
 
Shared Post:
KULTUM Terbaru