'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Penyerahan SK Sekaligus Pelantikan Kepala Sekolah SMK,MTs dan SMP Muhammadiyah Sirampog - Kabupaten Brebes
16 Januari 2022 16:15 WIB | dibaca 103

 

Sirampog.Aisyiyah.or.id -  Majlis Pendidikan Dasar dan Menengah (dikdasmen) Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sirampog Sabtu,(15/1) bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah menyelenggarakan  pelantikan dan penyerahan SK   kepada tiga kepala sekolah. Ketiganya yaitu Ubaidillah, S.Pd. sebagai Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 2 Sirampog yang menggantikan bapak Kuwat Sutarjono (Alm). Kedua, Nurkhikmah, S.S. sebagai Kepala Madrasah MTs Muhammadiyah Sirampog untuk masa jabatan periode ke-2 serta Andi Rofiq, S.Pd. sebagai Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 2 Sirampog.


Pada kesempatan ini dihadiri oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jateng yang diwakili oleh Prof. Daelami,  Joko Mulyanto, M.Pd. ketua PDM Brebes dan jajaran Dikdasmen Daerah Brebes, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sirampog beserta jajaran Majlis Dikdasmen Cabang serta guru dan karyawan dari kedua sekolah tersebut. Dalam sambutannya,  Daelami mengucapkan selamat kepada kepala sekolah yang baru dilantik beliau juga menyampaikan bahwa "menjadi kepala sekolah di amal usaha  Muhammadiyah ini sungguh berat, karena dalam persaingan yang berat pula. Beliau menyampaikan dengan istilah 3P. “P yang pertama adalah Pemilik. Siapa pemilik amal usaha di Muhammadiyah ini? Di Muhammadiyah ini tidak ada yang berhak mengaku ini milik segolongan atau sekolah tertentu, semuanya adalah milik pusat (persyarikatan). P yang kedua adalah Penyelenggara. Penyelenggara di sini tentunya majlis. Sebagai penyelenggara, majlis semestinya memerhatikan kesejahteraan para pekerja Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Para pekerja AUM (guru-guru) harus disantuni,” tandasnya.

 

“Optimalkan LazizMu untuk menyantuni para guru, apalagi dengan adanya perekrutan pegawai oleh pemerintah melalui P3K yang mungkin lebih menggiurkan sehingga para guru mudah pindah ke lain hati. Dengan lazizmu kita bisa memberi banyak kepada mereka-mereka yang ada di luar Muhammadiyah, masa untuk kalangan sendiri kita tidak bisa memberi,” sindirnya. Muhammadiyah itu berkembang karena jariyah. Beliau mengajak untuk menggiatkan zakat, infaq dan shodaqoh di kalangan warga Muhammadiyah. Terakhir pesan beliau untuk para kepala sekolah yang dilantik agar tidak mengecewakan, harus visioner dan tentunya harus bisa meningkatkan mutu sekolah yang dipimpin. Kehadiran kepala sekolah di Muhammadiyah diharapkan memberikan manfaat untuk Muhammadiyah.

 


Pada kesempatan itu pula sambutan singkat dari pimpinan PDM Brebes, Joko Mulyanto, “Pendidikan di Muhammadiyah memiliki tanggung jawab berat untuk menghidupkan kembali kegiatan yang bersifat keagamaan. Beliau menggambarkan Pendidikan pada saat ini ibarat sebuah akuarium yang mulai mengering airnya. Jika diibaratkan air itu agama, maka peran Pendidikan di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) harus bisa menyegarkan kembali kehidupan beragama yang perlahan mulai memudar.  (Nur Istianah)
 

Shared Post: