'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Pembukaan Pertemuan Koordinator Se-Eks Karesidenan Pekalongan - Aisyiyah, NA Dan IGABA
16 Maret 2020 06:33 WIB | dibaca 347

 

Aisyiyah se-eks Karesidenan Pekalongan menyelenggarakan pertemuan koordinator secara rutin setiap 3 bulan sekali dengan tempat secara bergantian dari PDA-PDA yang ada di lingkup wilayah eks Karesidenan Pekalongan.

Untuk bulan Maret 2020 ini pertemuan diselenggarakan di PDA Pemalang yang dilokasikan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Jalan Merbabu Pemalang. Pertemuan dilaksanakan pada hari Ahad, 15 Maret 2020. Dihadiri  Aisyiyah, NA dan IGABA  yang merupakan utusan dari Kabupaten Batang, Pekalongan, Kota Pekalongan, Pemalang, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes.  Acara dimulai pukul 09.15, dengan diawali pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an  dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu-lagu Persyarikatan. Sambutan disampaikan oleh Ketua PDA Pemalang selaku tuan rumah dan ketua Koordinatir selaku penyelenggara. Adapun Tausiyah disampaikn oleh PDM Pemlang Bapak H. Abdul Muim dari Randu Dongkal.

 

Dalam Sambutannya Ketua PDA Pemalang menyampaikan agar pertemuan rutin Koordinator ini merupakan kegiatan silaturakhim yang bermanfaat. Beliau juga menyampaikan bahwa pada pertemuan rutin ini akan dilaksanakan Diskusi panel tentang Busana muslim/muslimah sesuai Tarjih. Melalui Diskusi nantinya diharapkan bisa memotivasi dan menyemangati Aisyiyah, NA dan IGABA, Juga untuk meningkatkan wawasan tentang berbusana yang sesuai syariat islam, serta untuk meningkatkan konsolidasi menyambut Muktamar Aisyiyah yang ke-48.

Ibu Rumainur selku ketua Koordinator Aisyiyah eks karesidenan Pekalongan dalam sambutannya menghimbau agar Aisyiyah menerapkan budaya menghirmati dan menghargai etika amalan Al-Qur'an, dan  budaya yang lain  sehingga amalan yang dilakukan sesuai tarjih.

 

Acara Inti dalam Pembukaan adalah Pengajian yang disampaikan oleh Bpk. H. Abdul Muim dari PDM Pemalang. Dalam tausyiyahnya beliau menyampaikan dan menghimbau agar warga Aisyiyah selalu memperhatikan masalah berbusana baik sedang di rumah maupun di luar rumah. Disampaikan pula bahwa wnita wajib menutup auratnya dari ujung rambut hingga ujung kaki kecuali wajah dan telapak tangan.

 

Reni Hartati - LPPA Brebes

 

Shared Post: