'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Menyambut Muktamar Ke-48 Aisyiyah Se- Eks Karesidenan Pekalongan Selenggerakan Diskusi Panel Berbusana Muslim-Muslimah Sesuai Tarjih Muhammadiyah
16 Maret 2020 16:07 WIB | dibaca 395

 

Dalam rangka menyambut Muktamar Aisyiyah ke-48 di Pemalang  bersama Nasyiatul Aisyiyah dan IGABA Aisyiyah menyelenggarakan Diskusi Panel. Adapun Materi yang diangkat adalah Berbusana Muslim/Muslimah sesuai Syarita Islam dari sudut pandang Tarjih Muhammadiyah. Narasumber yang dihadirkan adalah Dr. H. Ali Trigiyatno, M.Ag dan Sapto Suhendro, S.Ag, M.Pd.

Diskusi diselenggarakan pada Ahad 15 Maret 2020 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Pemalang.

 

 

Disampaikan oleh kedua narasumber tentang Busana Muslim dan Muslimat yang dianjurkan Tarjih. Bahwa Alloh melalui firmanNya dalam Surah An-Nur ayat 30 dan 31   memerintahkan hambanya untuk menahan pandangannya terhadap lawan jenis dan Al- Ahzab ayat 53 memerintahkan kaum wanita untuk mengenakan Jilbab dan menutup auratnya.

Aurat adalah suatu angggota badan yang tidak boleh diperlihatkan oleh lelaki atau perempuan kepada orang lain, oleh karena itu harus ditutup. Ada berbagai macam cara wanita berbusana, tetapi ada 4 Syariat yang harus dipenuhi dalam berbusana yang sesuai Tarjih.

4 Syariat berbusana bagi kaum wanita adalah :

  1. Menutup aurat dari ujung rambut sampai ujung kaki selain wajah dan telapak tangan
  2. Busana tidak ketat sehingga tidak tampak lekuk-lekuk tubuhnya
  3. Busana tidak tembus pndang
  4. Busana sopn, pantas, sederhana dan nyaman

Peserta sangat antusias dengan beberapa pertanyaan mengenai cara berbusana yang dilihatnya di lapangan. Namun demikian tetap saja harus pandai-pandai dalam memilih busana agar tetap syar'i. Dan tidak perlu mengomentari sdcara vulgar terhadap muslimah lain yang berbusananya belum Syar'i, tetapi mengajak secara halus misalnya melalui teladan.

 

 

Disampaika

Shared Post: